Jumlah
“Komunitas Blogger Kalimantan Selatan” memang masih bisa dihitung dengan jari (yang aktif). Beda dengan di pulau Jawa yang ane dengar satu kota besar saja bisa ada beberapa Komunitas Blogger nya.
Ane mau sedikit cerita tentang awal mula ane menjadi seorang penulis blog, sampai kemudian bergabung dengan salah satu komunitas Blogger di Kalimantan Selatan yang sangat membantu ane khususnya dan juga member lain untuk terus berkembang labih baik di dunia blogger.
Sekitar bulan Agustus 2009, itulah awal mula ane membuat blog di blogspot. Ane masih ingat saat itu sedang boming Shinta Jojo dengan “Keong Racun” nya.
Pertama kali menulis di blog, ane belum punya tujuan pasti. Maksud ane kenapa dan untuk apa ane ngeblog, jawabannya saat itu masih samar-samar. Saat itu ane ngeblog dengan ilmu ikut-ikutan. Orang pasang widget keren, ane juga pasang (kalau nggak bisa, cari widget yang serupa). Orang punya iklan di blog ane ikutan daftar PPC untuk bisa pasang iklan di blog.
Mengunakan mesin pencarian google sebagai alat utama, google translate sebagai alat bantu nomor satu. Jadilah ane saat itu blogger followers, Ya.. seorang blogger yang sendiri, tidak bergabung dengan komunitas manapun (karena belum mengerti), jadi Cuma bisa mengikuti apa yang ane temui di blog orang lain yang sepenglhatan ane bagus jika diterapkan di blog milik pribadi.
Dan bukan Cuma di blogspot, ilmu ikut-ikutan ane menggiring ane mendaftar di my opera. Ane punya blog yang mulai banyak pengunjung, tapi uniknya, ketika suatu hari kompi ane harus di install ulang, ane lupa data-data login di my opera tersebut. Jadinya ane masuk ke alamat blog di my opera tersebut dengan status pengunjung biasa :(
Sekedar informasi tambahan, mungkin ini bisa memotivasi kawan sedusun yang baru atau sudah lama ngeblog tapi masih belum begitu fasih menggunakan fasilitas di blognya, atau juga optimasi blognya.
Dan ini sekaligus bayar hutang janji ane kepada salah seorang sesepuh di
“Komunitas Blogger Kalimantan Selatan” yang ane tergabung didalamnya.
Ini cuma sekedar cerita masa lalu ane, tentang latar belakang ane yang hanya seorang lulusan SD. Ya.. ente benar, ane cuma lulusan Sekolah Dasar. Itulah kenapa tiap ngeblog, apalagi ingin optimasi blog, google translate menjadi alat yang sangat penting.
Jadi intinya, kalau seorang lulusan SD seperti ane yang semula tidak mengerti apa itu software, apa itu SEO, apa itu widget dan sebagainya. Kemudian bisa sedikit mencicipi sedikit sukses di blog dengan menikmati hasil (duit) dari ngeblog, ane rasa tidak perlu menunggu lama bagi ente yang punya latar belakang pendidikan jauh lebih baik dari ane, dan untuk bisa jauh lebih berhasil mengembangkan blognya.
Sebenarnya ane bukan cuma lulusan SD, ane Alhamdulillah lulusan Ulya di sekolah agama. Tapi ya pelajarannya agama melulu. Nggak ada kaitannya dengan dunia komputer, internet apalagi blogging.
Kenapa ane ceritakan ini, ane harap ini bisa membuka fikiran kawan sedusun yang saat ini masih menulis di blog, tapi mulai merasa nggak PeDe dengan kemampuannya karena merasa selalu “tidak bisa”.
Dan ini ada kaitannya dengan “
Komunitas Blogger Kalimantan Selatan” yang bernama Blogger Banua, yang saat ini menjadi tempat keluh kesah ane (sedikit lebay).
Sebelum bergabung dengan Blogger Banua, langkah awal majunya ane didunia ngeblog bermula dari bergabungnya ane di
Blogdetik pada bulan Agustus 2011.
Kemudian tidak berapa lama, ane membaca ada kopdar tingkat nasional yaitu Blogger Nusantara. Ane blogwalking untuk mencari informasi tentang Blogger Nusantara, dan akhirnya bertemu dengan blog milik “
urang banua” yang menjadi awal ane bergabung di komunitas ini.
Blogger Banua, sebuah Komunitas Blogger yang kalau tidak salah ane bergabung sejak sekitar bulan September 2011.
Sebuah komunitas blogger yang menurut ane luar biasa. Dimana kita bisa bercanda dengan santai, berdiskusi dengan nyaman, saling berbagi tanpa melihat status dan daerah asal.
Blogger Banua diasuh oleh beberapa admin yang berpengalaman di dunia blogging.
Perbedaan kepribadian admin Blogger Banua justru menjadi kelebihan bagi komunitas ini. Kenapa ane sebut demikian, karena mereka berbeda , namun tidak pernah memaksakan apa yang mereka pikir benar. Mereka sangat mengenal “porsi” bicara. Mereka membuat komunikasi di fans page Blogger Banua (facebook) terus terasa nyaman bagi anggotanya. Ini yang selama ini ane rasakan.
Dari
Komunitas Blogger Kalimantan Selatan yang bernama Blogger Banua inilah ane mulai mengerti bagaimana cara mendapatkan hasil (uang) dari blog yang ane miliki. Kesabaran para admin (khususnya Bang Muhammad Februriyanto / Ebo <- yang paling sering ane todong pertanyaan) yang selama ini selalu memberi jawaban serta solusi dari permasalahan blogging yang ane temui, mereka selalu memberikan masukan, memberikan saran yang sangat membantu untuk kemajuan ane di dunia blogging.
Ditambah lagi bahasa yang nyambung, karena selama ini kita berkomunikasi / berdiskusi dengan tetap menggunakan bahasa kebanggan (
Banjar-Kalimantan Selatan). Kesulitan yang dialami saat mengelola blog, cepat terselesaikan dengan kemudahan bertanya dan berdiskusi di halaman (facebook) Blogger Banua yang seakan berubah menjadi sebuah forum diskusi.
Melalui artikel ini juga ane mau mengucapkan terima kasih buat Blogger banua, buat seluruh adminnya (ma’af tidak bisa menyebut satu-satu) yang memberi kenyamanan untuk berdiskusi juga bertanya. Juga buat seluruh member Blogger Banua, terima kasih buat bantuannya untuk ane selama ini.
Dan sampai saat ini ane yakin, Blogger Banua adalah
“Komunitas Blogger Kalimantan Selatan” yang terbaik dan ane merasa beruntung bisa berada dalam komunitas ini.
Description: Blogger Banua adalah sebuah
Komunitas Blogger yang ada di Kalimantan Selatan
Rating:
5